Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa..!!!! Ingat tulisan terakhir (perdana dan satu-satunya ditahun 2010, bahkan sekarang wes 2011!!!) katanya mo rajin nulis, mo giat nuangin ide, inspirasi, kisah-kisah, kentut-kentut kehidupan dan segala ampas-ampasnya (yaikkss!!), tapi mana buktinya?? Janji palsu! Hadehh... -_-" (dan omelan hati nurani pun terus berkumandang..) "kenapa nge-blognya mandek??" "kenapa nulisnya gak jalan??" "kenapa kamu biarkan blog yang tak berdosa ini mengganggur??" "kenapa kau sia-sia kan hidup blog ini??" "shame on you! shame on you!!" Aku pun menghela nafas (sembari kentut) mengisyaratkan penyesalan yang mendalam. Tak tahu harus membela diri dengan cara apa untuk mengatasi tuduhan-tuduhan yang tak berperibumi itu. Satu-satunya alasan dari semua ini adalah bahwa aku, yang manis, imut dan tak berdosa ini, telah mengalami suatu sindrom yang diyakini telah mendunia sejak z...
Hari ini tidak punya ide mau menulis apa. Tapi demi melatih konsistensi saya harus tetap aktif melakukan aktivitas ini, untuk kebaikan isi kepala juga tentunya. Bagi-bagi ke "pensieve" supaya tidak terlalu penuh. Sebenarnya kemarin saya menulis juga, hanya tidak di publish . Belum. Soal yang itu akan ada waktu dan bagiannya sendiri. Ngomong-ngomong soal menulis tentunya kita perlu inspirasi untuk dapat mengembangkan sebuah tulisan. Semacam ide, pemikiran atau pun kejadian yang mengesankan pada hari itu. Ada beberapa yang terpikirkan untuk ditulis hari ini, tapi tidak cukup mengesankan pikiran. Bahkan di penghujung hari ini saya sudah melupakan apa yang ingin ditulis tadi. Bagi saya pribadi butuh sesuatu yang benar-benar kuat untuk dapat dijadikan topik, sesuatu yang mendominasi isi kepala ketika memikirkannya sehingga saya akan tetap ingat sampai waktu saya menuliskannya. Saya tidak ingin menulis dengan tujuan "asal ada" walaupun di awal saya mengatakan tetap i...
Aku akan memulai hari pertama di bulan kelima tahun ini dengan menceritakan sebuah cangkir. Aku mempunyai sebuah cangkir kopi klasik berwarna hijau laut. Cangkir ini spesial di antara cangkir-cangkir milikku yang lain. Cangkir yang terbuat dari tanah liat yang dibakar ini kutemukan ketika sedang mengunjungi Sekatenan bersama teman-teman kampusku sekitar akhir tahun 2016. Festival Sekaten adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan tiap tahun untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Yogyakarta dan Surakarta. Perhelatan yang diadakan oleh keraton ini berlangsung selama 40 hari dengan dimeriahkan oleh pasar malam yang ada di alun-alun utara Keraton Yogyakarta. Area pasar malam dipenuhi dengan pedagang yang menjual bermacam-macam makanan dan barang-barang yang lucu. Tujuan kami malam itu tentu saja untuk berwisata kuliner dan menjajal wahana permainan di pasar malam yang beberapa di antaranya cukup ekstrem dan membuat kita terasa lebih dekat dengan Tuhan (kisah ini akan ada bagian ...
Komentar
Posting Komentar